Jumat, 21 Februari 2014

cara mengatasi demam panggung

Demam panggung atau biasa kita sebut grogi atau juga gugup, sering sekali kita alami di dalam kehidupan sehari-hari.
Ini ada beberapa tips cara untuk mengatasi hal yang menyebalkan itu :


 
1. yakin/percaya diri
 
            Yakin pada kemapuan, dan juga yakin kepada bahan yang akan di bawakan. Keyakinan itu akan membuat kita jadi tampil layaknya kita latihan di rumah.

2. Menghirup Nafas Dalam Dalam

            menghirup nafas yang dalam-dalam sebanyak 3 kali sampai 10 kali, biasa nya sangat manjur untuk menghilangkan grogi pada saat akan maju ke panggung. Kenapa bisa begitu ya ? Mungkin salah satu trik pengalihan perhatian kepada otak kita, yang dimana kita berfikir selalu merasa grogi, tapi karena kita menghirup nafas dalam-dalam tersebut, pikiran kita akan grogi menjadi hilang.

3. Merokok

            Untuk yang punya kebiasaan merokok, mungkin ini salah satu jawabannya. Kadang merokok membuat kita jadi tenang, santai. Tapi bagi yang tidak punya kebiasaan merokok, jangan lakukan hal ini karena akan membuat anda semakin pusing.

4. Rileks

            Rileks dan santai juga akan membuat perasaan grogi kita hilang. karena dengan rileks, kita bs juga dengan tenang menyampaikan bahan kita di depan panggung.

5. Jangan Panik

            Kepanikan pada saat akan tampil akan berakibat fatal, oleh karena itu harus hilangkan kepanikan itu. Tetap rileks.

6. Anggap Seperti Latihan

            Nah ini juga menjadi kunci kita menjadi tidak grogi. Pada saat anda tampil, anggap saja seperti halnya anda latihan di rumah. Perasaan grogi anda pasti akan hilang.

7. Hypnoterapi

            Caranya adalah dengan mengedukasi ulang pikiran bawah sadar anda. Pikiran bawah sadar memunculkan perasaaan grogi karena ada maksud baik dibelakangnya. Mungkin saja ketika anda kecil, anda sering disalahkan oleh ortu anda , dan ketika anda dimarahi mata ortu anda melotot dan hal itu membuat anda takut. Nah pikiran bawah sadar, membuat kamu grogi, karena takut hal yang kamu alami ketika masa kecil itu terulang lagi. Pikiran bawah sadar secara tak langsung menganggap mata audience seperti mata ortu kamu yang galak dan kamu juga takut disalahkan oleh audience dengan cara kamu berbicara dan sebagainya



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar